One site of Kerinci

Minggu, 17 Januari 2010

PLTP Lempur - Kerinci

PERTAMINA EKSPOSE PEMBANGUNAN PLTP KERINCI
Written by Rollit Saturday, 09 January 2010 06:57

PT Pertamina melaksanakan ekspose terakhir pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) atau geothermal di daerah Lempur, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi dengan kapasitas 55 megawatt (MW).

Jambi, 8/1 (Antara/FINROLL Automotive) - PT Pertamina melaksanakan ekspose terakhir pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) atau geothermal di daerah Lempur, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi dengan kapasitas 55 megawatt (MW).

Ekspose terakhir ini sebagai langkah awal akan dilaksanakan pembangunan infrastruktur seperti jalan menuju arah lokasi pembangunan PLTP dan untuk mendapatkan izin prinsip dari Pemkab Kerinci, kata Wakil Direksi PT Pertamina Adi Atma didampingi Pelaksana Lapangan Eben di Jambi, Jumat.

"Kita berharap setelah ekpose terakhir ini paling tidak satu minggu kemudian izin sudah kita miliki, sehingga bisa dilaksanakan pembangunan infrastruktur jalan menuju lokasi pembangunan PLTP atau Geothermal itu," katanya.

Eben menjelaskan, infrastruktur jalan menuju lokasi pembangunan PLTP itu diperkirakan panjangnya sembilan KM dari jalan raya Lempur, dan lahan atau lokasi pembangunan PLTP yang sudah diserahkan oleh masyarakat setempat kepada PT Pertamina sekitar 30 hektare.

Dalam ekpose ini, pihaknya juga memaparkan keunggulan daya saing dari energi geothermal di antaranya terbuka dan berkelanjutan, gas emisi sangat rendah dan potensi mendapatkan karbon, pemanfaatan lahan pengembangan sempit, memungkinkan sebagai energi pedesaan atau terpencil, mendorong pertumbuhan perekonomian daerah, tidak menimbulkan limbah cair/ramah lingkungan dan penghematan pemakaian BBM (diversifikasi energi).

Belum lama ini pihaknya juga telah mengajak para Depati Nenik Mamak (tokoh masyarakat) Lempur untuk melihat langsung PLTP di Kamojang Garut, Jawa Barat.

Masyarakat menyaksikan dampak positif yang ditimbulkan dengan dibangunnya PLTP atau geothermal ini. Di Kamojang pihaknya membantu usaha kulit domba, akar wangi, sutera dan termasuk jalan.

Di Lempur nantinya juga seperti itu, PT Pertamina akan mendatangkan pakar dari IPB untuk meneliti apa yang cocok menjadi usaha masyarakat setempat.

Camat Gunung Raya, Kerinci, Bazar Ibrahim menyampaikan permintaan masyarakat setempat kepada pemerintah daerah untuk tidak menghambat jalannya pembangunan PLTP ini.

"Masyarakat minta agar PLTP segera dibangun dan Pemkab tidak mempersulit urusan izin birokrasinya," kata Bazar Ibrahim.

Asisten Pemkab Kerinci Drs Damhar meminta kepada PT Pertamina tetap melanjutkan pekerjaannya, sebab selama ini Pemkab Kerinci sering diiming-imingi pihak luar yang akan berinvestasi, terutama dalam hal pembangunan pembangkit listrik tenaga air.

"Pemkab Kerinci berharap kepada PT Pertamina untuk membuktikan pekerjaannya dan menyangkut izin akan segera diselesaikan," tambahnya. (T.M037)

1 komentar:

  1. mudahan semua pihak masyarakat lempur maupun investor sama sama tidak ada yang di rugi kan terutama ada kemajuan desa lempur alam lekuk 50 tumbi

    BalasHapus